
Kali ini kami ingin membahas tentang desa. Karena menurut kami peran dan fungsi desa sangatlah vital dalam menentukan perkembangan perekonomian suatu wilayah. Apakah pandangan kami berlebihan menurut anda?
Bagi kami desa adalah sebuah kawasan ekonomi yang menghasilkan berbagai jenis produk berupa bahan dasar pangan dan menjadi sumber atas ekosistem rantai pangan. Seluruh bahan dasar makanan yang tersaji di setiap tempat, mulai dari rumah, pasar, depot hingga restoran semua di supplay dari hasil produksi desa. Desa yang secara sosiologis memiliki berbagai unsur dalam masyarakatnya tumbuh beriringan dengan budaya lokal yang memiliki kekayaan intelektual dalam mengolah dan menjaga sumber daya hidupnya.
Lalu, sebagai sumber produksi pangan, kenapa desa dinilai memiliki tingkat perekonomian yang rendah dan tertinggal ? Padahal desa itu kan nilai produktifitasnya tinggi yaa😅
Kami melihat di dalam alur perekonomian desa sangatlah penting setiap unsur yang terdapat dalam masyarakat desa mampu berkolaborasi untuk menciptakan Kawasan ekonomi desa yang produktif. Unsur – unsur tersebut diantaranya adalah;
Pemerintah Desa
Organisasi Kepemimpinan/Kepemudaan
Budaya/Religius
Tenaga Kerja
Komunitas
Lembaga Keuangan
Enterpreuner/UMKM
UMKM sebagai salah satu kegiatan ekonomi masyarakat desa yang paling besar jumlahnya. Bisa dikatakan sebagian besar kegiatan ekonomi masyarakat desa adalah sebagai pelaku UMKM. Namun pelaku UMKM Desa memiliki banyak hambatan dalam mengembangkan usahanya. Perkembangan UMKM Desa secara umum memiliki hambatan yang komplek antara lain;
- Tidak bisa menjangkau pasar lokal regional maupun nasional;
- Pola produksi yang tidak efisien;
- Visi misi yang berbeda antara pemerintah, pelaku UMKM dan unsur masyarakat ;
- Tidak mampu menjangkau kebijakan pemerintah;
- Tidak mampu menjangkau fasilitas finansial;
- Tidak mampu berkompetisi dengan industry;
- Tidak mampu mendapatkan tenaga kerja terlatih;
- Tidak mampu mengembangkan potensi sumber daya alam;
- Tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar digital;
Dalam menciptakan Desa sebagai kawasan ekonomi yang produktif, diperlukan kesepahaman visi diantara setiap unsur dalam masyarakat. Adapun visi dari setiap unsur tersebut diantaranya adalah:
Pemerintahan Desa > Memberikan pelayanan terkait perlindungan hukum dan legalisasi terhadap UMKM Desa;
Organisasi kepemimpinan/Kepemudaan > Memberikan pelatihan entrepreneurship;
Budaya/Religius > Membangun karakter profesionalisme dalam bekerja;
Tenaga Kerja > Membangun kesadaran untuk mengembangkan diri;
Komunitas > Membangun kebanggan terhadap produk lokal;
Lembaga Keuangan > Memberikan fasilitas finansial yang dinamis;
Enterpreneurship > Meningkatkan produktivitas usahanya.
Dalam rangka untuk melindungi usaha UMKM Desa dari persaingan yang tidak sehat, diperlukan perlindungan secara hukum dengan melegalkan usahanya sesuai kebijakan pemerintah. Adapun perlindungan hukum terhadap umkm adalah sebagai berikut;
IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil)
SIUP ( Surat Ijin Usaha Perdagangan )
P-IRT ( Produksi Industri Rumah Tangga )
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
NIB Mikro dan Kecil ( Nomor Induk Berusaha )
Ketika kesepahaman visi telah terbangun dalam setiap unsur masyarakat dan Kawasan ekonomi yang produktif telah terbentuk maka pemerataan ekonomi akan terwujud dalam bentuk perkembangan industri mikro. Selain itu akan menjadi pondasi untuk UMKM dapat bersaing dalam pasar global yang ditawarkan pada Digital Marketing.
Sesuai dengan definisinya, Digital Marketing adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan dari konsep, ide, harga dan distribusi sebagai pembangunan dan pemeliharaan hubungan yang saling menguntungkan antar produsen dan konsumen. Dan saat ini digital marketing memiliki jangkauan geografis yang lebih luas penyebarannya dan mudah dengan memanfaatkan jaringan internet. Secara pembiayaan digital marketing lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan pemasaran tradisional.
Apakah kami berlebihan dalam melihat desa? Sejujurnya kami melihat desa sebagaimana potensi yang dimilikinya. Bagi kami, tidak seharusnya ada kondisi dimana desa memiliki jumlah warga miskin yang sangat tinggi.
Untuk meredam tensi emosional yang mungkin terlalu tinggi, ada baiknya kita menikmati kopi sambil mendengarkan lagunya Dewa dengan judul ” Hadapi dengan senyuman”🙏☺️